Thursday, June 16, 2016

Seruput Kopinya Pakde ...


Patah sudah analisa banyak pakar bahwa Jokowi itu Presiden boneka...

Dunia Hawa - Sesudah mereka nyinyir bahwa ada "misi penyelamatan" Budi Gunawan dengan menjadikannya Wakapolri ketika Kapolri pensiun, mereka sekarang terhenyak dengan gigi berantakan. 

Sempat banyak yang bicara bahwa BG satu saat akan menjadi Kapolri juga, karena Jokowi tidak bisa membantah Megawati yang sayang kepada BG. Tetapi ketika Jokowi mengajukan Tito Karnavian sebagai calon tunggal, tidak ada jalan lagi bagi BG untuk menjadi Kapolri. 

Penunjukan Tito sebagai calon Kapolri menunjukkan bahwa Jokowi punya komitmen untuk membersihkan tubuh Polri dari tikus2 yg selama ini bersarang. Tito bisa disebut "bersih" karena tidak tersangkut rekening gendut dan korupsi. Ia diharapkan bisa membersihkan sektor reserse dan lalu lintas yag selama ini menjadi "mesin uang" oknum2 pejabat Polri.

Kenapa Tito ? Kenapa bukan senior2 diatasnya seperti BG, Buwas dan lain2 ?

Memang menarik..  

Sulit untuk berharap bahwa Polri akan mulai bersih2 internalnya ketika banyak pejabat2nya yang masih bersarang di atap. Jokowi seperti memotong beberapa rantai generasi di Polri dan mengangkat "orang muda" yang belum terkontaminasi politik uang di Polri. Tito sendiri melewati 4 angkatan seniornya. 

Tito Karnavian dikenal sebagai penangkap Tommy Soeharto tahun 2001. Ia pernah di Densus 88 dan sekarang di BNPT. Ilmu intelijen-nya sangat dibutuhkan untuk memukul kelompok radikal dengan cara yang elegan. Ini sesuai dengan visi Jokowi dalam meredam intoleransi di NKRI tanpa menyebabkan kerusakan yang besar.

Begitu banyak PR-nya.. Begitu banyak godaannya...

Semoga pak Tito terpilih dan bisa menjadikan Polri berwibawa kembali. Untuk melayani dan melindungi semua tanpa terkecuali...

Dan untuk pakde, permainan catur bapak sangat brilian. Menyingkirkan tanpa menyakiti. Membunuh tanpa ada yang menyadari. Menghantam tanpa ada pertentangan. 

Sejak dulu saya begitu yakin, sulit bagi pakde mengangkat BG sebagai Kapolri. Tetapi memang harus cantik bermainnya supaya emak juga tidak sakit hati.. 

Saya sabar menunggunya dan inilah jawabannya..

Sudah waktunya berbuka puasa, seruput kopi dulu pakde..

[dennysiregar.com]

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment