Thursday, May 5, 2016

HTI Gak Usah Sembunyi di Balik Jorgan


Dunia Hawa - Sesama muslim itu bersaudara....

Begitu jargon yang selalu didengung-dengungkan kaum sempak pink ketika mereka merasa tersudutkan. Jargon itu seperti pohon besar tempat mereka berlindung di baliknya dan menari sambil nyanyi khas pilem india.

Buat mereka (komunitas kurang piknik itu) yang dimaksud "muslim" adalah golongan. Padahal arti muslim itu adalah "orang yang berserah diri kepada Allah". Kalau mengikuti arti sebenarnya kata " muslim" itu, maka berat sekali pengertiannya. Mereka tak akan sanggup, jadi lebih baik main klaim daripada sibuk menjalankannya. Memangnya siapa yang sanggup "berserah diri kepada Allah" ? Saya aja ngeri kalau meng-klaim bahwa saya "muslim". Hiii.. Ga kuat boookk..

Nah, ketika kata "muslim" diartikan dengan begitu dangkal, kering dan tanpa makna, maka yang paling instan adalah mengartikannya dalam bentuk golongan. Imam Ali as mengatakan : "Mereka yang akal-nya melemah, kebanggaan dirinya menguat." Jadi karena tidak paham makna, si berbie tanpa kepala karena sering pucing itu, lebih senang membangga-banggakan golongan karena itu yang lebih mudah terlihat.

Inilah senjata terakhir mereka ketika mereka tersudut. Terutama pada situasi sekaramg, dimana Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI sedang disudutkan oleh Banser NU yang "menghajar" ideologi mereka yang anti Pancasila.

Situasi yang panas terjadi di Jember, ketika Banser bangkit dan mencopoti spanduk sepanduk khilafah. Buat Banser, Pancasila adalah harga mati dan siapapun yang mencoba merongrongnya, maka ia harus dihadapi. 

Banser vs HTI ? Ya melorotlah celana HTI..

Lucu juga HTI ini. Mereka sibuk mencela PKI, tapi ideologi mereka yg ingin mengganti Pancasila dengan sistem khilafah, apa bedanya ma PKI ? Kalau mereka tetap ngotot untuk memgganti Pancasila dengan khilafah, ya mereka harus terima resiko untuk berhadapan dengan mereka yang menjadikan Pancasila ini sebagai ideologi negara.

Karena itu, tidak usah pakai jargor "sesama muslim bersaudara.." Ini bukan masalah saudara, ini masalah keutuhan NKRI. Penghianat tidak pantas dijuluki sebagai saudara... Mereka adalah musuh dalam selimut. Dan sekarang mereka terang-terangan.

Banser.. Kuangkat secangkir kopi.... LAWAN !

[denny siregar]

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment